MandaProExist – Suasana semarak dan antusiasme tinggi menyelimuti Sams Studio, tempat digelarnya Nobar (Nonton Bareng) dalam rangkaian kegiatan Probolinggo Film Festival 2025 (Probffest 2025). Acara ini menjadi ajang apresiasi terhadap karya-karya sinematik terbaik dari berbagai sekolah dan komunitas kreatif di wilayah Probolinggo.
Salah satu momen membanggakan hadir ketika film berjudul “Leluhur Tanpa Wajah”, hasil karya siswa-siswi program Prodistik MAN 2 Kota Probolinggo, berhasil menembus 8 besar nominasi terbaik. Film ini sukses menarik perhatian penonton dan juri berkat ide cerita yang kuat, sinematografi yang apik, serta pesan budaya yang mendalam.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan bakat generasi muda MAN 2 Kota Probolinggo mampu bersaing di kancah perfilman lokal. Karya tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga memperlihatkan potensi besar yang dimiliki pelajar dalam menyampaikan gagasan dan identitas melalui medium film.
Kepala MAN 2 Kota Probolinggo menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh tim produksi film dan pihak yang terlibat. “Kami bangga bahwa siswa kami tidak hanya cakap di bidang akademik, namun juga mampu berinovasi dan berkontribusi di ranah seni dan budaya. Ini adalah langkah awal menuju panggung yang lebih luas,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari para guru, penonton, serta teman sebaya, keberhasilan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi lahirnya sineas-sineas muda berbakat dari Kota Probolinggo, yang mampu berkarya hingga tingkat nasional bahkan internasional.

