MandaProSakti – Memasuki pekan pertama bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana khidmat dan religius menyelimuti lingkungan MAN 2 Kota Probolinggo. Mengusung tagline “Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an”, madrasah ini menerapkan skema pembelajaran khusus guna menjaga kekhusyukan ibadah siswa dan guru tanpa mengesampingkan aspek akademik.
Selama seminggu ini, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan namun dengan penyesuaian durasi. Jam pelajaran di setiap mata pelajaran dikurangi secara proporsional setiap harinya. Kebijakan ini diambil untuk memberikan ruang bagi seluruh warga madrasah agar dapat mengelola energi antara kewajiban menuntut ilmu dan ibadah puasa.
Pihak madrasah telah menyusun jadwal sistematis selama bulan ramadhan penuh untuk memastikan keseimbangan aktivitas siswa:
- Pekan Pertama: Fokus pada KBM dengan penyesuaian durasi dan penguatan tadarus pagi.
- Pekan Kedua: Pelaksanaan Pondok Ramadhan. Pada fase ini, aktivitas akademik umum akan digantikan dengan pendalaman materi keagamaan, kajian kitab, pendalam baca tulis Al-Qur’an dan pembinaan akhlak secara intensif.
- Pekan Ketiga: Kembali ke KBM untuk evaluasi dan penuntasan materi sebelum memasuki masa libur Hari Raya Idul Fitri.
Salah satu program unggulan yang menjadi magnet spiritualitas di MAN 2 Kota Probolinggo adalah kegiatan Khotmil Qur’an bersama.
Setiap pagi, sebelum memulai materi pelajaran, seluruh siswa diwajibkan mengikuti tadarus selama 30 menit di kelas masing-masing. Tidak hanya siswa, para guru dan Pembina Akademik (PA) kelas turut mendampingi secara langsung untuk memastikan bacaan yang tartil dan lancar.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya kami membentuk karakter generasi yang cinta Al-Qur’an. Dengan memulai hari melalui lantunan ayat suci, kami berharap keberkahan melingkupi seluruh proses belajar mengajar,” ujar Bapak Abdul Ghofur, M.Pd.I selaku Kepala Madrasah.
Meskipun jumlah jam pelajaran dikurangi, target kurikulum tetap diupayakan tercapai melalui penyampaian materi yang lebih padat dan efisien. Penyesuaian ini disambut positif oleh para siswa yang merasa lebih fokus dalam belajar meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Melalui rangkaian kegiatan Ramadhan Mubarak 1447 H ini, MAN 2 Kota Probolinggo berkomitmen untuk mencetak lulusan yang mutafaqqih fiddin—tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kokoh sebagai bekal di masa depan.
