Siswa MAN 2 Kota Probolinggo Ukir Sejarah dalam Pemecahan Rekor MURI “Batik In Motion 2026” Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667

Humas Mandapro Sakti
0 Kali Dibaca
Siswa MAN 2 Kota Probolinggo Ukir Sejarah dalam Pemecahan Rekor MURI “Batik In Motion 2026” Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667

MandaProSakti – Sebanyak 11 siswi MAN 2 Kota Probolinggo tampil memukau dalam pagelaran seni line dance kolosal “Batik In Motion 2026” yang digelar di depan Kantor Wali Kota Probolinggo. Acara yang berlangsung pada 4 September 2026 ini merupakan rangkaian perayaan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo dan berhasil mencatatkan rekor baru di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Pagelaran akbar ini melibatkan 2.705 penari dari berbagai elemen masyarakat dengan mengenakan busana berunsur batik khas daerah bermotif anggur dan mangga. Puncak acara ditandai dengan penyerahan Piagam Rekor MURI bernomor 12897/R.MURI/IX/2026 kepada Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, Evariani Aminuddin, yang didampingi oleh Wali Kota Aminuddin serta Wakil Wali Kota Ina Dwi Kestari.

Kehadiran para siswi MAN 2 Kota Probolinggo menjadi daya tarik tersendiri. Dibalut busana batik motif khas Kota Probolinggo yang tertutup santun dan berhijab, tampilan karya seni tari ini membuktikan bahwa penampil seni dari madrasah mampu menyelaraskan kreativitas gerak tari modern dan tradisional secara bernilai estetis tinggi, tetap menjunjung kearifan budaya daerah, serta konsisten menjaga norma-norma keislaman.

Kepala MAN 2 Kota Probolinggo, Bapak Abd. Ghofur, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas kontribusi nyata para siswi dalam agenda bersejarah tingkat daerah ini. “Kami sangat bangga dan bersyukur anak-anak didik MAN 2 Kota Probolinggo dapat mengambil bagian langsung dalam momen pemecahan rekor MURI pada Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667. Ini merupakan wujud nyata bahwa siswa madrasah mampu menampilkan karya seni budaya lokal yang anggun dan santun tanpa melupakan identitas keislamannya. Semoga pengalaman berharga ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa MAN 2 Kota Probolinggo untuk terus percaya diri, menggali potensi, serta mengukir prestasi terbaik di bidang akademik maupun non-akademik.”

Berikut adalah daftar 11 siswi MAN 2 Kota Probolinggo yang terlibat aktif sebagai penari dalam ajang pemecahan rekor MURI tersebut:

Rufaidah Kiani Putri (XI-A5), Raisa Carolina (XII-A5), Fatya Arinal Haqie (XII-A1), Anindita Resmi Gunawan (XI-B3), Farah Zafarianti (XI-A7), Beryl Rasendriya Bhadaf (XI-A7), Arafah Ramadhani Putri Winarno (XI-A7), Regina Angelita M (X-D), Cahya Aruna Dewi (XI-A5), Janeta Azizah Alena (XI-A6), dan Eka Putri Nuaraini (XI-A8).

Capaian bersejarah ini terasa makin istimewa karena ekstrakurikuler tari di MAN 2 Kota Probolinggo merupakan wadah pengembangan bakat yang tergolong sangat baru, yakni baru resmi dibentuk pada tahun pelajaran 2026/2027. Meski terhitung seumur jagung, ekskul ini terbukti mampu melahirkan karya dan performa yang langsung berlaga di kancah besar.

Keberhasilan kilat ini tidak lepas dari kegigihan dan dedikasi luar biasa sang pembina tari, Rizky Ayususanto Putri, S.Pd., atau yang akrab disapa Mbak Kiki. Lewat kesabaran, semangat yang tak padam, serta pembinaan intensif di tengah proses latihan, Mbak Kiki berhasil memoles potensi para siswi hingga tampil percaya diri dan presisi dalam formasi kolosal. Sentuhan dingin Mbak Kiki terbukti membakar motivasi para siswa untuk memberikan penampilan terbaik di panggung MURI.

Keterlibatan ini menegaskan peran MAN 2 Kota Probolinggo sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pembentukan karakter dan prestasi akademik, tetapi juga aktif melestarikan seni budaya daerah di ajang nasional.

³

Bagikan Informasi Ini: