Tampil Memukau di Ajang Internasional, Tim Peneliti Muda MAN 2 Kota Probolinggo Sabet Medali dan Special Award pada ISIF 2026 di FMIPA UI
MandaProSakti – MAN 2 Kota Probolinggo kembali mengukir sejarah prestasi gemilang di tingkat internasional. Dalam ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) pada 14-15 Oktober 2026, seluruh tim inovator muda dari MAN 2 Kota Probolinggo sukses menyapu bersih penghargaan di setiap kategori yang diikuti, termasuk meraih penghargaan tertinggi Special Award (Best Award).
Puncak penganugerahan (Awarding Event) digelar pada 17 Oktober 2026 di Balai Purnomo Prawiro FISIP Universitas Indonesia, Depok. Berikut adalah rincian capaian prestasi dan karya inovasi riset para siswa:
- Emas / Gold Medal & Special Award (Kategori Technology)
Judul Karya: Smart TB Guardian: An IoT-Based Integrated Medication and Environmental Monitoring System for Tuberculosis Care toward SDG 3 and SDG 9
Deskripsi Singkat: Sistem isolasi pintar dan pemantauan kepatuhan pengobatan berbasis Internet of Things (IoT) bagi pasien Tuberkulosis (TB) untuk mendukung terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 3 & 9). Selain menyabet Medali Emas, inovasi ini dianugerahi Special Award ISIF 2026 atas keunggulan inovasi dan kontribusi ilmiahnya.
Anggota Tim: Nabitha Mayla Tanisha (XI-A8), Naurah Agita Aufa Firjatullah (XI-A8), Dewi Safira Nur Hasanah (XI-A8), Laili Oktaviatuzzahro (XI-A8), Mutiara Ratu Agna Wiratno (XI-A8), dan Mutiara Dwi Kuntum Fi Amanillah (XI-A7).
Guru Pembimbing: Bapak Oky Hari Pramana, S.Kom.
Spesial Award – Best Award
Pencapaian Team Smart TB Guardian di ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 menjadi catatan sejarah tersendiri bagi MAN 2 Kota Probolinggo. Tidak hanya sukses meraih Medali Emas pada kategori Technology, karya inovasi ini juga berhasil menyabet penghargaan khusus berupa Special Award ISIF 2026 (persembahan dari Liberika Academy Indonesia dan IYSA).
Penghargaan khusus ini diberikan langsung oleh dewan juri internasional atas penilaian terhadap keunggulan kreativitas, kedalaman riset, serta kebermanfaatan teknologi yang ditunjukkan oleh tim.
Inovasi Smart TB Guardian dinilai sangat relevan dengan isu kesehatan global saat ini. Dengan mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT), sistem ini dirancang untuk memantau kondisi lingkungan ruang isolasi sekaligus mengawasi kepatuhan minum obat bagi pasien Tuberkulosis (TB) secara real-time. Solusi cerdas ini dinilai memberikan kontribusi nyata dan berdampak langsung dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Tingginya akurasi sistem, kerapian prototipe, serta kelancaran dan kefasihan para siswa—Nabitha Mayla Tanisha, Naurah Agita Aufa Firjatullah, Dewi Safira Nur Hasanah, Laili Oktaviatuzzahro, Mutiara Ratu Agna Wiratno, dan Mutiara Dwi Kuntum Fi Amanillah—dalam mempresentasikan karya mereka menggunakan bahasa Inggris di hadapan juri dari berbagai negara, menjadi faktor kunci yang membawa riset ini unggul melampaui ratusan peserta internasional lainnya.
Capaian Special Award ini menjadi bukti nyata bahwa ide riset berbasis kebermanfaatan sosial yang digagas oleh siswa madrasah mampu bersaing, diakui, dan mendapatkan apresiasi tertinggi di panggung sains dunia.
- Emas / Gold Medal (Kategori Life Science)
Judul Karya: MAGIC-SP: Gadung Mango Waste-Based Smart Packaging for Smartphone Colorimetric Detection of Borax, Formaldehyde, and Ammonia
Deskripsi Singkat: Inovasi bioplastic packaging ramah lingkungan berbasis limbah kulit mangga dan gadung yang terintegrasi dengan analisis kolorimetri via smartphone untuk mendeteksi kandungan berbahaya (boraks, formalin, dan amonia) secara real-time.
Anggota Tim: Moch. Ubaidillah (XI-A8), Alvino Dava Fahreza (XI-A8), Haila Sabrina (XI-A7), Muhammad Sufyan Tsauri El Khoir (XI-A8), Fahri Nugra Abrari (XI-A8), dan Asyifah Safinatus Salma (XI-A7).
Guru Pembimbing: Ibu Yusrotul Nisa Ansori, S.Pd., M.Pd.
- Perak / Silver Medal (Kategori Physics, Energy, and Engineering)
Judul Karya: AirVolt: Hybrid Thermoelectric System for Electricity Generation and Air Pollution Mitigation
Deskripsi Singkat: Sistem termoelektrik hibrida yang memanfaatkan konversi energi panas menjadi listrik sekaligus berfungsi mereduksi polusi udara lingkungan.
Anggota Tim: Fariza Izzati Rohmah (XI-A4), Brilian Yusa Nomberto (XI-A4), Avilla Rachma Anugrah (XI-A7), Dzaka Anis Al-Karim (XI-A7), Ghali Akmal Gunawan (XI-A6), dan William Jonathan Yong (XI-A3).
Guru Pembimbing: Bapak Indro Wicaksono, S.Si., M.Pd.
Keberhasilan luar biasa di tingkat internasional ini tidak lepas dari bimbingan intensif, dedikasi, serta pengawasan cermat dari para guru pembimbing, yaitu Ibu Yusrotul Nisa Ansori, S.Pd., M.Pd., Bapak Indro Wicaksono, S.Si., M.Pd., dan Bapak Oky Hari Pramana, S.Kom.
Para pembimbing telah mendampingi para siswa sejak tahap perancangan ide, penyusunan jurnal ilmiah berbahasa Inggris, pengerjaan prototipe teknis, hingga pengasahan kemampuan presentasi di hadapan juri internasional. Sinergi dan komitmen tinggi para pendamping menjadi kunci utama keberhasilan para siswa dalam menembus kompetisi dunia.
Kepala MAN 2 Kota Probolinggo, Bapak Abd. Ghofur, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian bersejarah ini.
“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT. Capaian di ajang ISIF 2026 ini sangat luar biasa dan membanggakan. Para siswa kita tidak hanya mampu meraih medali di setiap kategori yang diikuti, tetapi juga berhasil membawa pulang Special Award tingkat internasional di Universitas Indonesia,” tutur Bapak Abd. Ghofur, S.Ag., M.Pd.I.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada para guru pembimbing—Ibu Nisa, Pak Indro, dan Pak Oky—yang tanpa kenal lelah mengarahkan anak-anak hingga puncak prestasi ini. Ini bukti nyata bahwa MAN 2 Kota Probolinggo mampu melahirkan peneliti muda berkelas dunia yang karyanya bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambah beliau.
Keberhasilan meraih Medali Emas, Perak, serta Special Award pada ajang ISIF 2026 di FMIPA Universitas Indonesia semakin mengukuhkan MAN 2 Kota Probolinggo sebagai madrasah riset unggulan bertaraf internasional. Diharapkan semangat inovasi dan tradisi meneliti ini terus menginspirasi seluruh peserta didik Mandapro Sakti untuk tak pernah berhenti berkarya dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.












