MAN 2 Kota Probolinggo Ikuti Kuliah Umum di Fakultas Biologi UGM: Menilik Prospek Ilmu Biologi, Dahulu, Kini, dan Masa Depan

Event

MandaProSakti- Sebanyak 50 guru Biologi Madrasah Aliyah (MA) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi se-Jawa Timur menghadiri Kuliah Umum di Auditorium Fakultas Biologi, Universitas Gajah Mada (UGM) pada 15 Juni 2026. Dalam kegiatan ini, MAN 2 Kota Probolinggo mendelegasikan dua perwakilannya, yaitu Ibu Sulastri, M.Pd dan Ibu Nur Insyafana Kayla Oktavia, S.Pd.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. H. Budi Setiadi, M.Sc.Agr., menyambut hangat dan mengapresiasi tinggi semangat para guru Biologi MA dari Jawa Timur tersebut. Acara inti diawali dengan Kuliah Umum bertajuk “Prospek Ilmu Biologi: Dahulu, Kini, dan Masa Depan” yang disampaikan oleh Prof. Eko Suyono, M.App.Sc.

Dalam paparannya, Prof. Eko mengungkapkan bahwa sebagian siswa atau mahasiswa sering kali memilih Jurusan Biologi hanya demi menghindari mata pelajaran Matematika dan Fisika. Muncul pula anggapan skeptis di masyarakat mengenai prospek kerja lulusannya (“Arep dadi opo?” atau mau jadi apa).

Faktanya, ilmu Biologi modern mempelajari cakupan materi yang sangat luas dan krusial bagi kehidupan, mulai dari Anatomi Fisiologi, Embriologi, Biomolekuler dalam Kedokteran Dasar, Teknologi Pangan, hingga perkembangan sains berbasis Bioinformatika.

Berdasarkan data Humas UGM, sebaran profesi alumni S1 Biologi terbukti sangat variatif lintas sektor: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: 21%, Jasa Pendidikan (Dosen, Guru, Laboran): 16%, Industri Pengolahan: 16%, Jasa Profesional Ilmiah: 12%, Perdagangan Besar dan Eceran: 12%, Jasa Kesehatan dan Sosial: 8%, Jasa Keuangan dan Asuransi: 8%, Informasi dan Komunikasi: 7%.

Perkembangan era digital menuntut mahasiswa Biologi untuk menguasai kombinasi keahlian yang seimbang antara hard skills dan soft skills.

  • Hard Skills: Meliputi teknik laboratorium modern (seperti PCR dan kultur sel), bioinformatika, analisis data genomik, pemograman (coding Python, R, MATLAB), statistik, machine learning, serta penulisan ilmiah dan manajemen data penelitian.
  • Soft Skills: Meliputi kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, adaptasi lintas disiplin, manajemen proyek riset, hingga membangun jaringan (networking) internasional.

Saat ini, bidang Bioteknologi dan Bioinformatika menjadi sektor yang mengalami pertumbuhan tercepat dan paling kompetitif di industri life science. Sebagai contoh, dokter masa kini menganalisis penyakit berdasarkan sekuens DNA pasien agar terapi pengobatan lebih tepat sasaran (personalized medicine). Analisis dan rancangan terapi tersebut dikerjakan oleh para ilmuwan Biologi yang menguasai kombinasi ilmu Biologi dan coding (Python/R).

Peluang riset di Indonesia pun sangat terbuka luas di bidang farmasi dan life science, mengingat posisi geografisnya yang berada di wilayah subtropis-tropis dengan tingkat biodiversitas yang sangat tinggi.

Sebagai catatan penting Ahli Biologi yang membekali diri dengan integrasi hard skills (terutama Bioinformatika dan coding) serta soft skills yang kuat tidak akan pernah terdistorsi atau tergantikan oleh perkembangan alat maupun Artificial Intelligence (AI).

Guru Biologi di madrasah memegang peranan krusial sebagai aktifator, kolaborator, dan pengembang budaya belajar. Guru bertanggung jawab mengaktifkan minat siswa untuk mendalami ilmu Biologi, mengembangkan riset, serta mendorong mereka mengikuti berbagai kompetisi di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Langkah ini penting guna membangun karakter ilmiah sejak dini sebelum siswa terjun ke perguruan tinggi dan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut nyata dari kuliah umum ini, para guru Biologi MA langsung terjun melakukan kegiatan praktikum. Mereka melaksanakan praktikum Fitokimia di Laboratorium Biokimia, serta praktikum Pemetaan Kromosom di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM.

Kuliah Umum oleh Prof. Eko Suyono, M.App. Sc
Persiapan praktikum Pemetaan Kromosom
Proses Secker Filtrat hasil Destilasi untuk memperoleh Plavanoid Tumbuhan
Dra.Sulastri, M.Pd praktikum Fitokimia
Nur Insyafana Kayla Oktavia, S.Pd praktikum Kromosom