MandaProSakti – Guna memperkuat kompetensi akademis dan memberikan pengalaman belajar yang nyata, sebanyak 70 siswa MAN 2 Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Study Kampus dan Praktikum di Laboratorium Biologi Universitas Negeri Malang (UM) pada Selasa, 9 Juni 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kuliah umum yang disampaikan langsung oleh Kepala Laboratorium Biologi UM, Dr. Sitoresmi Prabaningtyas, S.Si., M.Si. Dalam pemaparannya, Dr. Sitoresmi memberikan pengantar materi mengenai Uji Saliva dan Komponen Darah. Usai kuliah umum, para siswa diarahkan menuju dua ruang Laboratorium Anatomi dan Fisiologi Hewan untuk melaksanakan praktikum dengan bimbingan intensif dari dosen dan laboran setempat.
Sulastri, S.Pd., selaku guru pendamping dari MAN 2, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar otentik (authentic learning) bagi para siswa.
“Kami ingin siswa terlatih memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari melalui kerja ilmiah yang sistematis. Di sini, mereka mempraktikkan langsung tahapan ilmiah, mulai dari menemukan masalah, menyusun hipotesis, merancang dan melakukan percobaan, menganalisis data, hingga menarik kesimpulan dan mengomunikasikannya,” ujarnya.
Suasana praktikum berlangsung tertib dan penuh antusias. Mengenakan jas laboratorium sebagai standar Alat Pelindung Diri (APD), seluruh siswa terlebih dahulu mengerjakan pre-test sebelum memulai pengujian.
Uji Saliva: Di ruang laboratorium pertama, siswa menampung sampel air ludah ke dalam wadah khusus, mencampurnya dengan akuades, lalu menguji reaksinya menggunakan reagen Iodine di bawah variabel derajat keasaman (pH) yang berbeda. Praktikum ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pH terhadap efektivitas kerja enzim ptialin.
Analisis Komponen Darah: Sementara itu di ruangan berbeda, siswa yang terbagi dalam 7 kelompok melakukan perhitungan jumlah sel darah merah (eritrosit) dan sel darah putih (leukosit). Mereka memanfaatkan alat Hemositometer dan melakukan pengamatan detail menggunakan mikroskop binokuler.
Pengalaman berharga ini diakui langsung oleh Gantar, salah satu siswa kelas XI A 5 yang menjadi peserta. “Kami sangat senang dan bersyukur. Praktikum uji saliva dan menghitung komponen darah langsung di laboratorium kampus seperti ini memberikan pemahaman yang jauh lebih mendalam daripada sekadar membaca teori di buku,” ungkapnya bangga.
Dihubungi secara terpisah, Kepala MAN 2 Kota Probolinggo, Abdul Ghofur, M.Pd.I., menyatakan dukungan penuhnya terhadap program tahunan ini. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi adalah langkah strategis untuk memperluas cakrawala berpikir anak didik.
“Dengan melakukan praktikum langsung di level perguruan tinggi, siswa tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga merasakan langsung implementasi dari Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Kami berharap atmosfer akademik di UM ini dapat memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkas Abdul Ghofur, M.Pd.I.
